Update: Jumat 11 Januari 2013

Ibu yang sedang hamil rentan terkena anemia (kurang darah). Anemia timbul karena kurangnya zat besi, yaitu suatu keadaan di mana asupan unsur zat besi karena makanan yang dikonsumsi kurang mengandung zat besi atau karena masalah pencernaan sehingga zat besi yang ada pada makanan tidak dapat diserap oleh tubuh dengan baik.

Hindari Anemia Pada Ibu Hamil

Kebutuhan zat besi ibu hamil bertambah dari biasanya karena perkembangan janinnya/plasenta serta peningkatan sel darah merah. Seorang ibu hamil dikatakan menderita anemia jika kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11 gram/dl. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh sel-sel tubuh termasuk ke janin dan hemoglobin itu sendiri merupakan bagian dari susunan sel darah merah.

Jika dilihat dari gejala anemia , ibu hamil tampak pucat, berdebar, letih, sesak nafas dan mudah pingsan. Untuk mengatasi anemia pada ibu hami, yaitu dengan memberikan makanan yang kaya zat besi. Makanan yang mengandung zat besi tinggi adalah daging merah, sereal, hati, telur, roti, kacang-kacangan dan sayuran berwarna hijau.

Agar zat besi dapat diserap secara optimal, sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung zat besi bersama sumber makanan yang mengandung vitamin C.

Sekian :)

[sponsor]

Pasang Tipspengetahuan di ponsel pintar Anda: Android

Ikuti Tipspengetahuan di: Facebook

-


Cari artikel: